AS Klaim Hampir Semua Sanksi PBB terhadap Iran Berlaku Kembali
"Setiap keputusan atau tindakan yang diambil dengan maksud untuk menerapkan kembali (sanksi) tidak akan memiliki dampak hukum," demikian pernyataan resmi bersama Prancis, Inggris, dan Jerman, dalam surat yang dikirim ke DK PBB.
Sementara itu Iran memandang janggal sikap AS. Menteri Luar Negeri Javad Zarif menilai klami Pompeo itu palsu.
Saat sidang DK PBB pada pertengahan Agustus, AS mengalami kekalahan telak dalam voting untuk memperpanjang embargo senjata terhadap Iran yang sedianya berakhir pada Oktober.
Setelah sidang itu Pompeo mengecam para sekutunya, Prancis, Inggris dan Jerman, dengan menuduh mereka berpihak pada pemimpin Iran. Lalu pada 20 Agustus, AS mengumumkan langkah kontroversial yang dikenal dengan 'snapback', bertujuan memberlakukan kembali semua sanksi terhadap Iran mulai September.
Hampir semua anggota DK PBB mempermasalahkan kemampuan AS untuk melaksanakan putaran hukum ini. DK belum mengambil tindakan lebih jauh.