AS Disebut Bakal Terus Bikin Masalah bagi Moskow, Bahkan Setelah Rusia dan Ukraina Berdamai
Selain itu, delegasi Moskow menyatakan, pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dimungkinkan setelah para pihak menyetujui kesepakatan.
“Tidak jelas apakah Washington akan mengizinkan bonekanya, yaitu Zelensky, untuk menandatangani perjanjian itu, atau menyimpannya saja jika sudah ditandatangani. Washington akan terus menimbulkan masalah bagi Rusia,” kata Roberts kepada kantor berita Sputnik, Rabu (30/3/2022).
Menurut dia, belum jelas juga bagaimana Ukraina bisa berada di Uni Eropa dan tetap netral, mengingat Austria, yang berada dalam situasi serupa, malah menjatuhkan sanksi kepada Rusia.
Moskow, kata Roberts, harus secara tegas menangani masalah Ukraina sekarang dan tidak meninggalkan ruang untuk kemunculannya kembali. “Rusia tidak boleh menandatangani perjanjian, kecuali jika itu berisi penerimaan Ukraina bahwa Krimea dan Donbas bukan bagian dari Ukraina,” ujarnya.
Mantan pejabat Amerika Serikat itu juga mengatakan, Rusia harus mempertimbangkan apakah Ukraina dapat dipercaya untuk menjaga perjanjian tersebut ketika Kiev menolak untuk mematuhi ketentuan Perjanjian Minsk.