AS Akan Buka Kembali Konsulat untuk Palestina di Yerusalem, Menlu Israel: Ide Buruk
YERUSALEM, iNews.id - Israel menolak rencana Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali kantor konsulat untuk Palestina di Yerusalem. Pemerintahan Joe Biden berupaya membangun kembali hubungan dengan Palestina yang putus pada masa Donald Trump setelah AS mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid mengatakan rencana AS itu merupakan ide buruk.
"Kami kira itu ide yang buruk. Yerusalem adalah ibu kota berdaulat Israel, Israel saja. Oleh karena itu kami kira itu bukan ide bagus," kata Lapid, dikutip dari Reuters, Rabu (1/9/2021).
Pemerintaan Biden, lanjut dia, punya cara sendiri dalam menilai permasalahan Palestina. Namun Lapid yakin AS akan tetap mendengarkan suara Israel.
"Kami tahu bahwa pemerintahan (Biden) memiliki cara berbeda dalam melihat ini, tapi karena ini terjadi di Israel, kami yakin mereka mendengarkan kami dengan sangat hati-hati," ujarnya.