Arloji Saku Petugas Pos yang Tenggelam Bersama Kapal Titanic Laku Rp1,8 Miliar
Woody, yang berasal dari Virginia, sedang merayakan ulang tahunnya yang ke-44 bersama rekan-rekan juru tulisnya, ketika Titanic menabrak gunung es. Tak lama kemudian, air laut yang sangat dingin mengalir ke lambung kapal dan membanjiri lima kompartemen kedap air kapal.
Menurut Smithsonian National Postal Museum, Woody dan empat rekannya beraksi dan dengan sedikit memperhatikan keselamatan pribadi mereka bergegas untuk mencoba menyelamatkan ratusan karung surat dari ruang penyimpanan yang banjir, namun tidak berhasil.
Jam tangan bersejarah—yang menjadi koleksi pribadi—itu dijual di Henry Aldridge & Sons di Devizes, Inggris. Balai lelang tersebut dikenal karena menjual memorabilia Titanic, termasuk mantel bulu pramugari kelas satu yang terjual 178.000 dolar AS pada 2017, dan surat dari seorang penumpang yang terjual hampir 150.000 dolar AS pada tahun yang sama.
Lelang pada Sabtu lalu juga menampilkan menu kelas satu yang dicetak di atas kertas surat White Star Line, yang terjual hampir 60.000 dolar AS, dan daftar penumpang kelas satu milik penjudi profesional George Brereton, yang harganya lebih dari 48.000 dolar AS.
Editor: Ahmad Islamy Jamil