Arab Saudi Akan Tentukan Negara-Negara yang Bisa Mengirim Jemaah Umrah
RIYADH, iNews.id - Kementerian Kesehatan Arab Saudi akan memutuskan negara-negara mana saja yang diperbolehkan mengirim jemaah umrah begitu kesempatan itu dibuka pada 1 November mendatang.
Dalam wawancara dengan stasiun televisi Al Ekhbariya, Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Muhammad Saleh Benten mengatakan, pengetatan ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Namun belum diketahui penjelasan detail mengenai kriteria negara yang sudah bisa mengirimkan jemaah umrah. Pemerintah Saudi menghentikan umrah sejak Maret lalu terkait pandemi Covid-19.
Jemaah dari luar Saudi diperbolehkan masuk pada tahap ketiga pemberlakukuan umrah, di mana tahap satu dan dua hanya diperbolehkan bagi warga yang sudah berada di dalam negeri, baik lokal maupun ekspatriat.
Umrah Akan Dibuka Lagi, Begini Persiapan Masjidil Haram Terima Jemaah
Umrah tahap pertama akan dimulai pada 4 Oktober mendatang.
Mnteri Benten mengatakan, hanya 12 rombongan jemaah yang diizinkan melakukan umrah tahap pertama.
Arab Saudi Bakal Luncurkan Aplikasi Umrah, Jemaah Bisa Atur Sendiri Waktu Ibadah
“Jemaah akan dibagi dalam beberapa kelompok dan setiap kelompok akan didampingi tenaga kesehatan di Masjidil Haram. Hanya jemaah dengan usia antara 18 dan 65 tahun yang diperbolehkan di tahap pertama ini," kata Benten, seperti dilaporkan kembali Saudi Gazette, Senin (28/9/2020).
Benten menegaskan tidak ada biaya yang dikenakah terkait penerbitan izin umrah. Namun dia menegaskan semua jemaah harus mendaftar melalui aplikasi I'tamarana.
Indonesia Bisa Kirim Jemaah Umrah ke Arab Saudi, Ini Syaratnya