Aparat Keamanan Myanmar Brutal, Sedikitnya 18 Demonstran Tewas Ditembak
Senin, 01 Maret 2021 - 05:52:00 WIB
"Sekjen mendesak masyarakat internasional untuk bertemu dan memberikan sinyal yang jelas kepada militer bahwa mereka harus menghormati keinginan rakyat Myanmar seperti diungkapkan melalui pemilu serta menghentikan penindasan," kata Juru Bicara Guterres, Stephane Dujarric.
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken juga mengecam apa yang disebutnya sebagai kekerasan yang menjijikkan oleh pasukan keamanan Myanmar.
"Kami berdiri bersama orang-orang pemberani di Burma dan mendorong semua negara untuk berbicara dengan satu suara untuk mendukung keinginan mereka (rakyat Myanmar)," kata Blinken di Twitter, seraya menambahkan AS akan terus meminta pertanggungjawaban mereka yang terlibat.
Editor: Anton Suhartono