Aparat Keamanan Myanmar Brutal, Sedikitnya 18 Demonstran Tewas Ditembak
Seorang pria lainnya tewas setelah tiba di rumah sakit akibat terkena tembakan di dada.
Politikus partai berkuasa Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) Kyaw Min Htike mengatakan, tiga orang dilaporkan tewas di Dawei.
Dua orang juga tewas di Kota Mandalay. Seorang warga Sai Tun mengatakan, salah satu korban merupakan perempuan yang tertembak di kepala.
"Polisi dan pasukan militer menghadapi demonstrasi damai dengan menggunakan kekuatan yang mematikan dan kurang mematikan. Berdasarkan informasi yang dapat dipercaya, sebagaimana diterima Kantor Hak Asasi Manusia PBB, menyebabkan sedikitnya 18 orang tewas dan lebih dari 30 luka-luka," demikian laporan Kantor HAM PBB, dikutip dari Reuters, Senin (1/3/2021).
Sekjen PBBAntonio Guterres meminta anggotanya untuk berbuat lebih banyak untuk mengatasi krisis Myanmar.