Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Serangan Israel di Lebanon Selatan masih berlanjut, yang dibalas oleh kelompok Hizbullah dengan tembakan ke arah Israel Utara.
Laporan KAN itu keluar beberapa jam setelah Presiden Lebanon Joseph Aoun mengatakan MoU perjanjian damai AS-Iran mencakup komitmen untuk menghentikan eskalasi militer di seluruh wilayah, termasuk Lebanon.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi pada Selasa kemarin mengatakan, penghentian perang di Lebanon merupakan bagian integral dari perjanjian damai dengan AS yang juga mencakup penarikan pasukan Israel dari wilayah Lebanon.
Israel melancarkan serangan ke Lebanon sejak 2 Maret, menewaskan lebih dari 3.000 orang serta menyebabkan 1 juta lebih lainnya mengungsi.
Israel menduduki wilayah Lebanon Selatan beberapa kali dalam beberapa dekade terakhir, termasuk dalam perang pada 2023-2024. Agresi Israel sejak 2 Maret lebih parah, pasukan Zionis masuk lebih dalam ke Lebanon, 10 km dari perbatasan kedua negara.
Editor: Anton Suhartono