Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rizky Billar Marah Besar usai Dituding Numpang Hidup ke Lesti Kejora, Bongkar Harta Kekayaan!
Advertisement . Scroll to see content

6 Fakta Terbaru Tumbangnya Bashar Al Assad, Keterlibatan Turki hingga Harta Kekayaan Sang Presiden

Senin, 09 Desember 2024 - 12:06:00 WIB
6 Fakta Terbaru Tumbangnya Bashar Al Assad, Keterlibatan Turki hingga Harta Kekayaan Sang Presiden
Fakta-fakta terbaru tumbangnya Presiden Suriah Bashar Al Assad, salah satunya dugaan keterlinatan Turki (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Kekayaan bersih keluarga Assad diyakini berada di kisaran 1 hingga 2 miliar dolar AS saja. Deplu AS mengakui laporan itu tak bisa dibuktikan secara independen.

Berbagai sumber tak yakin dengan data itu karena keluarga Assad secara langsung maupun tidak langsung terlibat dalam hampir semua bisnis atau perekonomian skala besar Suriah. Pengelolaan hartanya juga dilakukan secara tertutup dan disembunyikan di banyak rekening, portofolio real estate, perusahaan, serta pendapatan dari pajak lepas pantai.

Untuk menghindari deteksi dan sanksi, keluarga Assad menggunakan nama palsu dan samaran, selain menggunakan cara lain seperti atas nama perusahaan cangkang.

6. Kedubes Suriah di Indonesia Ganti Bendera Nasional

Masyarakat Suriah di dalam maupun luar negeri ramai-ramai mengibarkan bendera baru berwarna hijau, putih, hitam, serta tiga bintang di tengahnya.

Bendera ini menggantikan yang lama yakni berwarna merah, putih, hitam, dengan dua bintang. Bendera baru dipakai sebagai simbol perlawanan terhadap rezim Assad.

Kedutaan Besar Suriah di Jakarta turut mengganti bendera lama menjadi baru di foto profil laman Facebook resmi mereka.

Pergantian bendera ini semakin memperkuat adanya pergantian rezim di negara dengan ibu kota Damaskus tersebut.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut