Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Beberapa Tentara Israel Tewas saat Latihan Perang, termasuk Ditembak Teman
Advertisement . Scroll to see content

5 Latihan Militer Paling Kejam dan Menyedihkan di Dunia, Ada yang Ditembaki Pakai Peluru Asli

Kamis, 30 Juni 2022 - 15:10:00 WIB
5 Latihan Militer Paling Kejam dan Menyedihkan di Dunia, Ada yang Ditembaki Pakai Peluru Asli
Latihan Militer Paling Kejam dan Menyedihkan di Dunia (Foto: Getmilitaryphotos)
Advertisement . Scroll to see content

Sejumlah tentara akan berjajar dan saling melemparkan granat aktif yang siap meledak. Sebelum granat meledak, prajurit terakhir harus segera memasukkan granat tersebut ke dalam lubang yang telah disiapkan.

4. Ditembaki Peluru Asli

Indonesia juga memiliki latihan militer yang sangat ekstrem yang disebut latihan dopper. Latihan ini dilakukan untuk pasukan elite Kopassus (Komando Pasukan Khusus). 

Saat latihan ini, prajurit Kopassus diharuskan merangkak dengan di atas lumpur. Sambil merangkak, mereka dihujani peluru oleh tim pelatih. Ngerinya lagi, peluru yang ditembakkan tersebut adalah peluru asli yang dihujamkan di dekat badan para prajurit.

Kopassus juga memiliki latihan militer lain yang tak kalah kejamnya dengan latihan dopper. Latihan tersebut disebut latihan survival, dimana prajurit harus mampu bertahan hidup di alam liar dengan bekal seminimal mungkin.

Latihan survival juga ada yang dinamakan hellweek atau minggu neraka. Prajurit akan dilepas di hutan liar di pagi hari tanpa membawa bekal. 
Kemudian, prajurit tersebut harus mampu mencapai titik tujuan yang sudah ditentukan maksimal pukul 10 malam.

5. Road to Heaven

Road to Heaven atau jalan menuju surga merupakan latihan militer Angkatan Laut Taiwan.

Pada latihan ini prajurit diharuskan merangkak rendah seperti ulat di atas karang batu tajam setinggi 164 kaki tanpa menggunakan lengan mereka.
Setidaknya butuh waktu sekitar 15 hingga 20 menit untuk melewatinya. 


Itulah deretan latihan militer paling kejam dan menyedihkan di dunia. Bagaimana menurutmu?

Editor: Komaruddin Bagja

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut