5 Latihan Militer Paling Kejam dan Menyedihkan di Dunia, Ada yang Ditembaki Pakai Peluru Asli
JAKARTA, iNews.id - Inilah latihan militer paling kejam dan menyedihkan di dunia. Latihan militer bagi angkatan bersenjata tersebut bertujuan untuk melatih fisik dan mental prajurit yang harus siap menghadapi berbagai kondisi.
Namun, ada kalanya menu latihan yang diberikan terdengar tak manusiawi dan terlihat sangat menyiksa bagi orang awam.
Dirangkum dari berbagai sumber, inilah deretan latihan militer paling kejam di dunia.
Hell Week merupakan serangkaian latihan yang harus dijalani untuk menjadi anggota di Navy SEAL kemiliteran Filipina. Selama seminggu penuh, calon Navy SEAL diwajibkan tetap terjaga selama seminggu penuh tanpa beristirahat.
Selama itu pula mereka terus melakukan serangkaian latihan keras, seperti menembak sasaran dengan tepat, berlari hingga 6 mil, serta berenang sejauh 18 mil.
Panas! Kapal Perang AS Arungi Selat Taiwan usai China Adakan Latihan Militer
Mereka harus mampu bertahan hidup dalam skenario air yang kompleks, seperti menyelam dengan tangan dan kaki diikat. Hell Week ini disebut sebagai latihan militer paling melelahkan yang pernah dimiliki angkatan bersenjata.
Setiap tahun di Thailand, tujuh negara di dunia mengambil bagian dalam latihan militer multinasional yang disebut Cobra Gold. Diselenggarakan setiap bulan Februari, pelatihan bertahan hidup selama 11 hari ini mencakup 13.000 tentara dari negara-negara seperti Jepang, Korea Selatan, dan AS.
Pengerahan Terbesar sejak Perang Dingin, Inggris Kirim 8.000 Tentara untuk Latihan Militer di Eropa Timur
Salah satu menu latihan yang dilakukan adalah menangkap ular kobra dan harus meminum darahnya.
Latihan militer paling kejam dan menyedihkan di dunia berikutnya dimiliki oleh militer Tiongkok. Latihan yang satu ini membutuhkan kecepatan agar nyawa tidak melayang.
Invasi Rusia ke Ukraina Jadi Bahan Latihan Militer Taiwan untuk Hadapi Serangan China