Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Meja Makan Versailles Jadi Saksi, Donald Trump Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Advertisement . Scroll to see content

5 Fakta Pilpres Amerika, dari Jumlah Pemilih hingga Waktu Pelantikan Presiden Baru

Selasa, 05 November 2024 - 08:14:00 WIB
5 Fakta Pilpres Amerika, dari Jumlah Pemilih hingga Waktu Pelantikan Presiden Baru
Fakta-fakta Pilpres Amerika Serikat, pemungutan suara digelar pada Selasa (5/11) pagi waktu setempat atau malam hari WIB (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Fakta-fakta Pilpres Amerika Serikat (AS) penting diketahui. Pemungutan suara pilpres digelar pada Selasa (5/11/2024) pagi waktu setempat atau malam hari WIB. Partai Demokrat, melalui capres Kamala Harris, berupaya mempertahankan kursinya di Gedung Putih, menghadapi capres dari Partai Republik, Donald Trump.

Berdasarkan hasil beberapa survei pilpres Amerika, sulit untuk menentukan siapa dari kedua kandidat yang lebih populer. Ini karena perolehan dukungan terhadap keduanya hanya selisih kisaran 1 persen, sementara margin of error mencapai plus-minus 3 persen. Oleh karena itu, pilpres AS 2024 bisa disebut sebagai pemilu paling ketat sepanjang sejarah Amerika.

Berikut 5 Fakta Pilpres Amerika Serikat 2024:

1. Jumlah Pemilih

Jumlah pemilih terdaftar oleh otoritas pemilu federal AS mencapai 244 juta orang. Dari angka tersebut, 78 juta lebih memberikan suara mereka dalam pemungutan suara awal, baik dengan mendatangi TPS secara langsung, maupun melalui pos.

Capres Kamala Harris termasuk di antara mereka yang melakukan pencobosan awal, yakni melalui pos, pada Minggu (3/11/2024).

Jumlah negara bagian di AS sebanyak 50, di mana pada kandidat akan memperebutkan suara elektoral. California menjadi wilayah pendulang suara bagi kandidat karena memiliki suara elektoral paling banyak.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut