Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Skandal Jeffrey Epstein Guncang Inggris, Pangeran Andrew Dituduh Bocorkan Rahasia Negara
Advertisement . Scroll to see content

5 Fakta Demonstrasi Anti-Muslim di Inggris, Masjid dan Hotel Diserang gegara Salah Paham

Senin, 05 Agustus 2024 - 14:51:00 WIB
5 Fakta Demonstrasi Anti-Muslim di Inggris, Masjid dan Hotel Diserang gegara Salah Paham
Fakta-fakta demonstrasi anti-Muslim di Inggris, salah satunya masjid dan hotel menjadi target serangan (Foto: EPA-EFE)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Fakta-fakta demonstrasi anti-Muslim di Inggris menarik diketahui. Inggris dilanda demonstrasi besar-besaran oleh kelompok sayap kanan terhadap imigram Muslim disertai aksi anarkistis pada Minggu (4/8/2024).

Serangan tak hanya menyasar Muslim, tapi juga masjid dan fasilitas umum lainnya.

Sedikitnya dua hotel yang menampung para imigran pencari suaka diserang dan dibakar oleh ratusan orang dari kelompok radikal itu. 

Berikut 5 fakta demonstrasi Anti-Muslim di Inggris seperti dikutip dari Al Jazeera:

1. Kerusuhan Terburuk di Inggris dalam 13 Tahun Terakhir

Demonstrasi disertai perusakan pada Minggu kemarin merupakan yang terburuk di Inggris sejak 13 tahun terakhir. Ratusan orang menggeruduk hotel-hotel serta menyerang masjid yang dulunya digunakan sebagai tempat menampung para imigran pencari suaka.

Massa di berbagai kota juga bentrok dengan polisi setempat. Mereka menghancurkan beberapa fasilitas dan membakarnya. 

Polisi menghadapi serangan, lemparan baru, kayu, kursi, hingga alat pemadam kebakaran portable, saat berusaha mencegah para perusuh. Ini terjadi saat massa hendak menyerang hotel.

2. Massa Serang Beberapa Hotel Tampung Imigran Pencari Suaka

Massa, berjumlah ratusan orang, berkumpul di dekat Hotel Holiday Inn Express di dekat Kota Rotherham. Massa melempari batu ke bangunan, kemudian memecahkan kaca jendela lalu membakar tempat sampah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut