40 Tahun Bermusuhan, Iran dan Mesir Bakal Pulihkan Hubungan Diplomatik
Araghchi menambahkan, Presiden Iran Masoud Pezeshkian sangat mementingkan pengembangan hubungan dengan negara-negara tetangga. Menurut dia, Presiden berencana melakukan kunjungan resmi ke Armenia dalam dua pekan ke depan.
"Bapak Pezeshkian telah mengunjungi Irak, Azerbaijan, dan akan berkunjung ke Armenia dalam 1 atau 2 pekan, telah mengunjungi Turkmenistan, Tajikistan, Pakistan, Oman, Qatar," katanya.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran pada Rabu kemarin menyatakan, Araghchi dan Menlu Mesir Badr Abdelatty membahas isu-isu terkait program nuklir melalui panggilan telepon. Isu nuklir Iran muncul setelah perang melawan Israel pada Juni.
Mehdi Sanaei, Wakil Kepala Staf Kepresidenan Iran untuk Urusan Politik yang juga mantan Duta Besar Iran untuk Rusia, pada pada akhir 2024, mengatakan Iran dan Mesir memulai interaksi lebih intensif.
Ada harapan kedua negara membuka kembali kedutaan masing-masing dalam waktu dekat.
Pernyataan Sanaei tersebut disampaikan di tengah kunjungan resmi Pezeshkian dan Araghchi ke Mesir untuk menghadiri pertemuan Organisasi Kerja Sama Ekonomi D8.
Editor: Anton Suhartono