4 Fakta Penarikan Dubes Prancis dari AS dan Australia, Nomor 2 Pertama dalam Sejarah
2. Pertama dalam sejarah
Penarikan dubes Prancis dari AS dan Australia pada Jumat (17/9/2021) adalah peristiwa pertama dalam sejarah. Reuters melansir, langkah tersebut menjadi penanda krisis diplomatik yang belum pernah terjadi sebelumnya antara Paris, Washington DC, dan Canberra.
Peneliti tamu di Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS) di Washington DC, Pierre Morcos, menyebut langkah Prancis itu “bersejarah”.
“Kata-kata meyakinkan seperti yang didengar kemarin dari Menlu Blinken (Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken) tidak cukup untuk Paris, apalagi setelah pihak berwenang Prancis mengetahui bahwa perjanjian (kapal nuklir AS dan Australia) ini sedang dalam proses pembuatan,” kata Morcos.
3. Reaksi Australia
Australia pada Sabtu (18/9/2021) ini mengungkapkan penyesalan mereka atas penarikan dubes Prancis itu. Pemerintah negeri kanguru menyatakan, mereka menghargai hubungan diplomatik yang sudah terjalin dengan Prancis selama ini. Mereka pun menyebut akan terus terlibat dengan Prancis dalam masalah-masalah lain.
“Australia memahami kekecewaan mendalam Prancis dengan keputusan kami, yang diambil sesuai dengan kepentingan keamanan nasional kami yang jelas dan telah dikomunikasikan,” kata seorang juru bicara Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne dalam sebuah pernyataan.
4. Reaksi Amerika Serikat
Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price mengatakan, Prancis adalah “sekutu penting” bagi negaranya. Menurut dia, Amerika Serikat akan fokus menyelesaikan perselisihan dengan Paris tersebut selama beberapa hari ke depan.
Editor: Ahmad Islamy Jamil