Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Korban Tewas Ebola Jadi 100 Orang di Kongo, WHO Peringatkan Potensi Wabah Lebih Besar
Advertisement . Scroll to see content

3 Negara yang Asetnya Disita oleh China karena Tidak Bisa Bayar Utang

Kamis, 04 Agustus 2022 - 21:57:00 WIB
3 Negara yang Asetnya Disita oleh China karena Tidak Bisa Bayar Utang
Negara yang Asetnya Disita oleh China karena Tidak Bisa Bayar Utang. Sri Lanka meminta China untuk membantu perdagangan, investasi, dan pariwisata untuk membantu negara tersebut tumbuh secara berkelanjutan. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id -Ternyata ada sejumlah negara yang asetnya disita China karena tidak bisa bayar utang.  Negara-negara tersebut disebut masuk dalam rencana “jebakan utang China”.

Sebagai informasi, China merupakan salah satu kreditur tunggal terbesar di dunia. Negeri Tirai Bambu ini pun menerima banyak kritik lantaran praktik pinjamannya ke negara lain yang justru membuat negara-negara tersebut kesusahan membayar utangnya.

Bahkan, tak sedikit negara yang terpaksa menyerahkan sejumlah asetnya kepada China sebagai ganti atas utang yang tidak terbayarkan.
Lantas, negara mana saja yang asetnya disita China karena tak mampu bayar utang? Simak ulasan iNews.id berikut ini.

Negara yang Asetnya Disita oleh China karena Tidak Bisa Bayar Utang

1. Sri Lanka

China disebut sebagai negara pemberi pinjaman terbesar ke Sri Lanka dengan total nilai USD 8 miliar atau sekitar Rp118,4 triliun. Jumlah ini merupakan seperenam dari total utang luar negeri Sri Lanka sebesar USD 45 miliar pada April 2022.

Negara yang tengah mengalami krisis ekonomi dan politik ini banyak meminjam uang dari China untuk membangun sejumlah infrastruktur. Namun, proyek  tersebut justru dianggap tidak memberi manfaat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut