KUALA LUMPUR, iNews.id – Korban akibat tanah longsor di lokasi perkemahan di Selangor, Malaysia, terus bertambah. Di antara korban terdapat anak-anak dan perempuan.
Reuters melansir, tanah longsor menewaskan sedikitnya 21 orang, termasuk anak-anak, saat mereka tertidur di tenda, Jumat (16/12/2022) dini hari. Tim pencarian dan penyelamat (SAR) terus menyisir lumpur tebal dan menebang pohon untuk mencari korban yang masih selamat.
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Bencana tanah longsor di Negara Bagian Selangor, yang berbatasan dengan Ibu Kota Kuala Lumpur, terjadi sebelum pukul 03.00 waktu setempat (02.00 WIB). Longsoran itu meruntuhkan lereng bukit yang digunakan sebagai lahan pertanian organik.
Menurut para pejabat, pengelola lahan pertanian di sana mengoperasikan bisnis tempat perkemahan secara ilegal. Sementara Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan setempat mengungkapkan, di antara para korban, ada lima anak dan 12 perempuan.
Tebing 20 Meter Longsor Timbun Jalan di Cianjur Selatan, Lalu Lintas Dialihkan
Bencana tersebut melanda sekitar 50 km sebelah utara Kuala Lumpur, di Batang Kali, tepat di luar area puncak Bukit Genting Highlands yang populer. Kawasan itu terkenal dengan resor, air terjun, dan keindahan alamnya.