2 Rudal Rusia Hantam Restoran di Kramatorsk, 4 Tewas 42 Lainnya Luka
KRAMATORSK, iNews.id - Dua rudal Rusia menghantam Kota Kramatorsk, Ukraina. Sedikitnya empat orang tewas.
Serangan terjadi pada Selasa (27/6/2023). Polisi dan militer mengatakan rudal itu menghantam sebuah restoran.
"Kru penyelamat menyisir restoran yang hancur untuk mencari korban. Korban luka mencapai 42 orang," kata mereka.
Pekerja darurat bergegas masuk dan keluar dari restoran sementara penduduk berdiri di luar mengamati kerusakan akibat serangan.
Ukraina Klaim Rontokkan 29 dari 30 Rudal Rusia yang Menyasar Kiev
Dilansir dari Reuters, polisi dan tentara muncul membawa tandu yang membawa seorang pria dengan celana panjang dan sepatu bot militer. Dia ditempatkan di ambulans. Belum diketahui pasti apakah dia masih hidup atau tewas.
Sementara itu, dua pria berteriak dengan panik meminta tali penarik. Mereka lalu berlari kembali ke puing-puing.
Rudal Rusia Hantam Kota Ternopil Ukraina, 2 Orang Luka dan 2 Bangunan Rusak
"Saya lari ke sini setelah ledakan karena saya menyewa tempat untuk sebuah kafe di sini... Semuanya meledak di sana. Tidak ada kaca, jendela, atau pintu yang tersisa. Yang saya lihat hanyalah kehancuran, ketakutan, dan kengerian," kata Valentyna (64) kepada Reuters.
Rekaman video yang diposting oleh gubernur regional Donetsk, Pavlo Kyrylenko menunjukkan, kendaraan darurat dikerahkan ke daerah yang terkena dampak. Tim penyelamat dengan peralatan pelindung bergerak di dalam struktur bangunan yang hancur.
Rudal Rusia Serang Ukraina, 2 Orang Tewas dan 40 Lainnya Luka
Rekaman lain di saluran Telegram militer menunjukkan seorang pria, kepalanya berdarah, menerima pertolongan pertama di trotoar.
Kramatorsk adalah kota besar di sebelah barat garis depan di Provinsi Donetsk. Kemungkinan menjadi target utama dalam setiap kemajuan Rusia ke barat yang berusaha merebut seluruh wilayah.
Rudal Rusia Hantam Sejumlah Kota di Ukraina, 25 Warga Sipil Tewas
Kota ini sering menjadi sasaran serangan Rusia, termasuk serangan di stasiun kereta kota pada April 2022. Sebanyak 63 orang tewas dalam serangan.
Rusia membantah menargetkan situs sipil dalam operasi militer khusus sejak menyerang tetangganya pada Februari 2022.
Editor: Umaya Khusniah