10 Perampokan Terbesar di Dunia, Terbanyak Rp14 Triliun Sebagian Ditilep Pasukan AS
2. Bank Dar Essalam Irak
Perampokan terbesar berikutnya masih di Irak yakni di Bank Dar Essalam, lembaga keuangan swasta yang berkedudukan di Baghdad. Peristiwa itu terjadi pada 2007 menyebabkan kerugian 282 juta dolar AS atau sekitar Rp4,4 triliun. Tak jelas bagaimana bisa bank menyimpan uang pecahan dolar AS dalam jumlah besar.
Pelakunya diduga petugas keamanan bank. Selain itu otoritas mencurigai keterlibatan polisi dan milisi setempat karena kendaraan bisa lolos dengan mudah dari pos pemeriksaan.
3. Uang Jaminan Keamanan Knightsbridge Inggris
Perampokan senilai 97 juta dolar AS atau sekitar Rp1,5 triliun ini melibatkan penjahat kawakan Valerio Viccei. Itu nilai dalam bentuk uang tunai dan sejumlah barang berharga. Dia menjadi buronan lebih dari 50 kasus perampokan bersenjata di Italia.
Kejadian tersebut berlangsung di London, Inggris, pada 1987. Modusnya, Viccei dan seorang asisten masuk bank dan mengatakan kepada staf ingin menyewa brankas. Begitu ditunjukkan lemari besi, Viccei lalu beraksi mengeluarkan senjata api, membekuk manajer dan penjaga bank.
Pelaku kemudian memasang tanda bahwa bank tutup dan saat bersamaan para pelaku lainnya masuk. Mereka membobol brankas dan membawa uang tunai jutaan dolar serta barang berharga.