Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : MNC Bank Borong 5 Penghargaan Bergengsi di Infobank-Isentia Digital Brand Awards 2026
Advertisement . Scroll to see content

10 Perampokan Terbesar di Dunia, Terbanyak Rp14 Triliun Sebagian Ditilep Pasukan AS

Sabtu, 22 Oktober 2022 - 17:33:00 WIB
10 Perampokan Terbesar di Dunia, Terbanyak Rp14 Triliun Sebagian Ditilep Pasukan AS
Ilustrasi 10 perampokan terbesar di dunia, salah satunya di Irak melibatkan uang senilai 920 juta dolar AS (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

2. Bank Dar Essalam Irak

Perampokan terbesar berikutnya masih di Irak yakni di Bank Dar Essalam, lembaga keuangan swasta yang berkedudukan di Baghdad. Peristiwa itu terjadi pada 2007 menyebabkan kerugian 282 juta dolar AS atau sekitar Rp4,4 triliun. Tak jelas bagaimana bisa bank menyimpan uang pecahan dolar AS dalam jumlah besar.

Pelakunya diduga petugas keamanan bank. Selain itu otoritas mencurigai keterlibatan polisi dan milisi setempat karena kendaraan bisa lolos dengan mudah dari pos pemeriksaan.

3. Uang Jaminan Keamanan Knightsbridge Inggris

Perampokan senilai 97 juta dolar AS atau sekitar Rp1,5 triliun ini melibatkan penjahat kawakan Valerio Viccei. Itu nilai dalam bentuk uang tunai dan sejumlah barang berharga. Dia menjadi buronan lebih dari 50 kasus perampokan bersenjata di Italia.

Kejadian tersebut berlangsung di London, Inggris, pada 1987. Modusnya, Viccei dan seorang asisten masuk bank dan mengatakan kepada staf ingin menyewa brankas.  Begitu ditunjukkan lemari besi, Viccei lalu beraksi mengeluarkan senjata api, membekuk manajer dan penjaga bank.

Pelaku kemudian memasang tanda bahwa bank tutup dan saat bersamaan para pelaku lainnya masuk. Mereka membobol brankas dan membawa uang tunai jutaan dolar serta barang berharga.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut