Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Bentuk Satgas Operasi Armuzna
Advertisement . Scroll to see content

Jemaah Haji Tak Perlu Khawatir! Kemungkinan Hantavirus Masuk Saudi Sangat Rendah

Sabtu, 09 Mei 2026 - 09:10:00 WIB
Jemaah Haji Tak Perlu Khawatir! Kemungkinan Hantavirus Masuk Saudi Sangat Rendah
Arab Saudi memastikan ancaman Hantavirus di negara itu tergolong sangat rendah (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

RIYADH, iNews.id - Arab Saudi memastikan ancaman penyebaran Hantavirus tergolong sangat rendah di tengah kekhawatiran wabah virus mematikan tersebut. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memastikan tiga orang tewas dan dua lainnya positif terinveksi dari klaster penularan kapal pesiar MV Hondius.

Pengumuman tersebut membuat lega jemaah haji, menjelang puncak pelaksanaan haji yang berlangsung akhir Mei.

Meski demikian Otoritas Kesehatan Masyarakat Arab Saudi (Weqaya) menyatakan terus memantau dengan cermat laporan infeksi terkait wabah di kapal pesiar tersebut.

"Risiko virus tersebut mencapai Arab Saudi sangat rendah," bunyi pernyataan, seperti dikutip dari Saudi Gazette, Sabtu (9/5/2026).

Waqaya telah berkoordinasi dengan WHO serta memastikan penilaian saat ini menunjukkan tingkat ancaman Hnatavirus secara keseluruhan sangat rendah. Hal tersebut didukung oleh penerapan sistem peringatan dini, alat pengawasan epidemiologi, langkah-langkah kontrol di perbatasan, serta pemeriksaan kesehatan pangan dan lingkungan.

Namun Weqaya juga memperingatkan, Hantavirus merupakan virus langka yang bisa menjadi serius dalam beberapa kasus.

Virus ini biasanya ditularkan ke manusia melalui paparan urine, air liur, dan kotoran hewan pengerat yang terinfeksi, atau dengan menghirup partikel yang terkontaminasi.

Penularan dari manusia ke manusia jarang terjadi dan hanya terdokumentasikan dalam kasus terbatas melibatkan strain tertentu serta kontak dekat yang berkepanjangan.

Weqaya juga mendesak para pelancong untuk mengikuti panduan kesehatan resmi, meninjau persyaratan pencegahan sebelum bepergian, menjaga keamanan makanan dan minum, gemar membersihkan diri, menghindari kontak dengan hewan pengerat dan area yang terkontaminasi, serta memastikan perlindungan kesehatan memadai selama bepergian.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut