Dalam konteks APBN 2026, Purbaya memaparkan delapan agenda prioritas, yakni ketahanan pangan, ketahanan energi, program makanan bergizi (MBG), pendidikan, kesehatan, pembangunan desa, penguatan UMKM, pertahanan semesta, serta akselerasi investasi dan perdagangan global. Anggaran ketahanan pangan dialokasikan sebesar Rp164,7 triliun, ketahanan energi Rp402,4 triliun, dan MBG Rp335 triliun.
Menkeu Purbaya Kejar Pengemplang Pajak Rp60 Triliun: Dalam Seminggu Saya Paksa Bayar
Purbaya juga menekankan perlunya pengendalian inflasi, pemeliharaan stok pangan, dan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. “Kami akan terus menjaga daya beli masyarakat dan memastikan manfaat pembangunan dirasakan merata,” ujarnya.
Secara keseluruhan, APBN 2026 menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,4%, inflasi 2,5%, penciptaan 3,4–4 juta lapangan kerja baru, serta penurunan jumlah penduduk miskin di bawah 20 juta orang. Dengan anggaran yang ekspansif dan terfokus pada program prioritas, Purbaya meyakini APBN 2026 akan mendukung terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Editor: Komaruddin Bagja