"Dan sangkakala ditiup untuk kedua kalinya, lalu arwah mereka dikembalikan kepada jasad mereka, dan mereka pun keluar dari kubur mereka dengan cepat menuju Tuhan mereka."
Disebutkan bahwa arwah orang-orang yang telah mati akan dikembalikan ke jasad mereka untuk dibangkitkan kembali. Orang-orang yang dibangkitkan tersebut menuju Rabb mereka dengan bergegas untuk menghadapi hisab dan menerima balasan. Ini senada dengan apa yang dijelaskan oleh Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram).
Pada ayat 52, Al-Muyassar menjelaskan betapa orang-orang yang pernah mendustakan hari kebangkitan menyesal pada saat hari tersebut tiba. Berikut adalah redaksi tafsirnya:
Orang-orang yang mendustakan kebangkitan berkata dengan penuh penyesalan, "duhai betapa celakanya kami, siapa yang mengeluarkan kami dari kubur kami?" mereka dijawab, "Inilah yang dijanjikan Allah yang maha pengasih dan disampaikan oleh para rasul yang benar."
Ayat tersebut jelas berisi penegasan mengenai janji Allah terkait hari kebangkitan yang sebelumnya sudah disampaikan kepada rasul-rasul utusan-Nya.
Syaikh As Sa’diy berkata, “Jangan engkau kira bahwa disebutkan Ar Rahman (Yang Maha Pengasih) di sini hanya untuk memberitakan janji-Nya, bahkan untuk memberitahukan bahwa pada hari yang besar itu mereka akan melihat sebagian dari rahmat-Nya yang tidak pernah terlintas di pikiran dan tidak pernah disangka oleh orang-orang yang menyangka…dst.” Wallahualam bissawab
Editor: Komaruddin Bagja