Artinya: Lalu ditiuplah sangkakala, maka seketika itu mereka keluar dari kuburnya (dalam keadaan hidup), menuju kepada Tuhannya.
Mereka berkata, “Celakalah kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami (kubur)?” Inilah yang dijanjikan (Allah) Yang Maha Pengasih dan benarlah rasul-rasul(-Nya). (QS. Yasin: 52-52)
Jika pada ayat sebelumnya dikisahkan bagaimana seluruh makhluk dimatikan, maka pada surah Yasin ayat 51-52 dijelaskan betapa mudah bagi Allah Swt untuk membangkitkannya kembali.
Menurut Qurthubi, secara bahasa kata نَفَخَ memiliki tiupan.
Konteks ayat ini menerangkan bahwa ada dua tiupan sangkakala.
Tiupan pertama adalah untuk mematikan atau memusnahkan, sedangkan tiupan kedua adalah untuk menghidupkan.
Berdasarkan tafsir Al-Muyassar atau Kementerian Agama Saudi Arabia, ayat 51 ditafsirkan sebagai berikut: