Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Israel-Hizbullah Berbalas Serangan, Presiden Lebanon Murka Negaranya Terseret Perang
Advertisement . Scroll to see content

Meisya Siregar Cemas Transit di Dubai usai Umrah, Minta Doa di Tengah Perang AS-Iran

Senin, 02 Maret 2026 - 11:54:00 WIB
Meisya Siregar Cemas Transit di Dubai usai Umrah, Minta Doa di Tengah Perang AS-Iran
Artis Meisya Siregar tengah diliputi kecemasan menjelang kepulangannya ke Indonesia usai menjalankan ibadah umrah. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

Diketahui, Meisya Siregar bukan satu-satunya artis Indonesia yang menjalankan ibadah umrah pada Ramadan 2026. Artis Febby Rastanty juga diketahui masih berada di Tanah Suci setelah menunaikan ibadah yang sama.

Situasi penerbangan internasional memang sedang mengalami kekacauan besar sejak akhir Februari 2026. Hal ini terjadi setelah serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel ke Iran memicu eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Serangan tersebut memicu ketegangan geopolitik yang berdampak langsung pada sektor penerbangan global. Ratusan hingga ribuan penerbangan dilaporkan terpaksa dibatalkan di berbagai negara.

Maskapai penerbangan dan otoritas bandara juga belum dapat memastikan kapan operasional penerbangan akan kembali normal. Banyak penerbangan yang ditunda karena kondisi keamanan wilayah udara dinilai tidak stabil.

Kekacauan penerbangan terjadi setelah gelombang serangan militer menargetkan sejumlah lokasi strategis di Iran. Situasi ini meningkatkan potensi serangan balasan yang dapat membahayakan jalur penerbangan sipil.

Akibat kondisi tersebut, beberapa negara di kawasan Timur Tengah mengambil langkah cepat dengan menutup ruang udara mereka. Negara-negara seperti Iran, Irak, Kuwait, Israel, dan Bahrain menghentikan sementara seluruh penerbangan sipil.

Penutupan ruang udara dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk melindungi pesawat serta penumpang dari risiko konflik militer. Wilayah udara di atas kawasan konflik dinilai sangat berbahaya karena adanya kemungkinan serangan balasan atau kesalahan tembak.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut