Luncurkan Buku Menuju Indonesia Inklusi, Angkie Yudistia: dari Disabilitas untuk Disabilitas di Indonesia
“Kita memiliki payung hukum bagi disabilitas yang menjadi acuan dalam menjamin kehidupan bernegara yang inklusif. Melalui UU Nomor 8 tahun 2016 dan tujuh Peraturan Pemerintah (PP) serta dua Peraturan Presiden (Perpres) tersebut, seluruh pemangku kebijakan baik di pusat dan di daerah, dapat merealisasikan amalan yang berorientasi pada pelindungan hak-hak disabilitas untuk hidup setara dengan sesama warga lainnya,” kata Angkie.
Buku Menuju Indonesia Inklusi ditulis dengan harapan besar. Salah satunya Indonesia akan menjadi percontohan bagi dunia Internasional dalam memberikan kepastian hukum serta hak bernegara yang setara bagi warga disabilitas.
“Kelak, kita ingin menyaksikan bagaimana negara-negara lain menjadikan Indonesia sebagai inspirasi dalam memuliakan penyandang disabilitas dalam kehidupan bernegara. Buku ini menceritakan proses-proses tersebut sedang dilakukan untuk menciptakan ekosistem bernegara yang ramah penyandang disabilitas,” katanya.
Pada peluncuran buku Angkie juga turut menyertakan penyandang disabilitas untuk sama-sama terlibat dalam mewujudkan ekosistem inklusi di Indonesia. Mereka tak hanya hadir merasakan kebersamaan dalam kesetaraan, namun juga mulai mengasah keberanian untuk bisa unjuk gigi terkait potensi diri.
Buku terbaru dari Angkie Yudistia ini sendiri dapat diperoleh dengan mudah melalui layanan aplikasi jual beli daring tokopedia dan akun instagram @menujuindonesiainklusi. Hasil dari pembelian buku diberikan sebagai beasiswa pelatihan vokasional bagi penyandang disabilitas. Ke depannya, buku Menuju Indonesia Inklusi juga tersedia secara digital melalui aplikasi google book untuk memudahkan penyandang disabilitas mengakses buku tersebut.
“Prinsipnya, buku ini adalah dari disabilitas untuk disabilitas. Jadi perjuangan untuk memastikan kesetaraan tidak putus dan selalu mengalami estafet serta berkelanjutan dalam mewujudkan Indonesia yang inklusi,” kata Angkie.
Editor: Elvira Anna