Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ada Edukasi Investasi di PRJ 2026, Gen Z Jangan Cuma Kenal Saham dan Kripto 
Advertisement . Scroll to see content

Korban Dugaan Penipuan Timothy Ronald Ungkap Selain Alami Rugi juga Diintimidasi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 15:10:00 WIB
Korban Dugaan Penipuan Timothy Ronald Ungkap Selain Alami Rugi juga Diintimidasi
Tak hanya merugi secara finansial, sejumlah korban kripto Timothy Ronald mengaku mendapat intimidasi ketika menyampaikan keluhan. (Foto: Dok Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

Tak hanya merugi secara finansial, sejumlah korban juga mengaku mendapat intimidasi ketika menyampaikan keluhan atau berencana keluar dari program. Ancaman yang diterima mulai dari kekerasan fisik hingga serangan siber berupa doxing, sehingga sebagian korban memilih bungkam sebelum akhirnya berani bersuara bersama korban lainnya.

"Buzzer-buzzernya tuh nge-DM, WA, terus di komen ya dikata-katain lah. Goblok ngapain all in, fomo, segala macem. Pantesan rungkad," ujar korban Said.

Selain itu, korban mempertanyakan klaim tingkat keberhasilan hingga 90 persen yang dinilai tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Mereka juga menduga adanya praktik manipulasi pasar, di mana mentor disebut menjual aset saat member diarahkan untuk membeli.

Pakar keuangan Gema Goeyardi menegaskan bahwa pihak yang memberikan rekomendasi investasi berisiko tinggi seharusnya memiliki sertifikasi dan izin resmi sebagai penasihat keuangan. Menurutnya, praktik yang terjadi telah melampaui batas edukasi dan berpotensi menyesatkan masyarakat.

Gema juga menyoroti narasi yang meremehkan gelar akademik dan profesional seperti Profesor atau CFA. Sikap tersebut dinilai dapat merusak kepercayaan publik terhadap profesi keuangan dan memperkeruh pemahaman masyarakat soal investasi yang sehat dan bertanggung jawab.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut