Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Malas Mengunyah Makanan Picu Gerd, Begini Kata Dokter
Advertisement . Scroll to see content

Diet Intermittent untuk Penderita GERD, Aman atau Berbahaya?

Jumat, 10 April 2026 - 22:09:00 WIB
Diet Intermittent untuk Penderita GERD, Aman atau Berbahaya?
Bagaimana jika metode diet intermittent fasting (IF) dilakukan seseorang yang memiliki riwayat GERD atau asam lambung? (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

Meski demikian, dr Tirta mengingatkan metode ini tidak berlaku untuk semua penderita GERD. Bagi mereka yang memiliki kondisi asam lambung kronis atau cukup parah, intermittent fasting justru tidak dianjurkan karena berisiko memperburuk kondisi.

“Kurang dianjurkan untuk orang yang mengalami gangguan asam lambung yang kronis. Otomatis kalau pada penderita seperti ini harus dianjurkannya itu makan sering tapi sedikit,” ujar.

Lebih lanjut, dia mengimbau masyarakat untuk memahami kondisi tubuh masing-masing sebelum memutuskan menjalani diet tertentu. Menurutnya, setiap orang memiliki metabolisme dan karakter tubuh berbeda, sehingga tidak semua metode diet cocok untuk semua orang.

“Intermated fast, diet karnivore, diet vegetarian selalu kenali metabolisme tubuhmu dan karakter tubuhmu,” ucapnya.

Sebab itu, penting bagi masyarakat untuk tidak sekadar mengikuti tren diet tanpa mempertimbangkan kondisi kesehatan pribadi, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit lambung.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut