Deretan Museum Artis Legendaris Indonesia, Nomor 3 Meninggal Tragis di Usia Muda karena Kecelakaan
Masuk museum pengunjung disuguhi sejumlah foto dan lukisan Benyamin Sueb. Tidak hanya foto dan lukisan, pengunjung juga dapat melihat pakaian, poster film, dan piala penghargaan seniman Betawi legendaris tersebut. Istimewaya lagi di bagian belakang museum terdapat sebuah taman bermain dan masjid dengan ornamen khas Betawi.
2. Didi Kempot

Penggemar lagu campursari cukup terpukul dengan kepergian Didi Kempot. Hingga kini, lagu-lagu ambyarnya mungkin masih terngiang-ngiang usai dua tahun kepergian sang musisi legendaris ini. Tak hanya meninggalkan warisan lagu-lagu Jawa, pada pengujung tahun 2021, Museum Mini Didi Kempot yang berada di Jalan Kahuripan Utara Raya No 5 RT 4 RW 6, Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, telah diresmikan.
Melalui museum tersebut, Sobat Ambyar, Kempoters, ataupun Dulur Didi Kempot kini bisa lebih dekat dengan musisi pujaannya itu. Museum Didi Kempot tersebut sendiri terinspirasi dari Museum Nike Ardilla, yang merupakan idola dari istri ketiga alm. Didi Kempot, yakni Yan Vellia. Barang-barang pribadi milik sang maestro pun dipamerkan di museum tersebut. Mulai baju kesehariannya, tas kecil yang sering dibawa show lengkap berserta isinya seperti minyak rambut, rokok, dan koreknya, hingga telepon seluler dan kacamatanya.
3. Nike ardilla

Deretan museum artis legendaris Indonesia, ternyata ada yang meninggal tragis karena kecelakaan salah satunnya Nike Ardilla. Dia merupakan salah satu musisi legendaris Indonesia yang cukup memiliki banyak penggemar pada masanya, bahkan hingga saat ini. Kematian penyanyi asal Bandung tersebut terbilang cukup tragis dan membuat keluarga hingga penggemar syok. Nike meninggal karena kecelakaan di usia yang sangat muda, yakni 19 tahun.
Lantas, untuk mengenang sang idola, para penggemar Nike Ardilla akhirnya meminta keluarganya untuk membangun sebuah museum yang berisi karya hingga barang-barang peninggalannya. Lalu, sebuah rumah kenangan atau lebih dikenal dengan museum Nike Ardilla pun akhirnya diresmikan, tepat pada hari ulang tahun Nike Ardilla yang ke 21. Museum atau Rumah Nike Ardilla (RNA) itu terletak di atas lahan seluas 250 meter di Jl. By Pass Soekarno-Hatta, tepatnya di Kompleks Aria Graha, Jalan Aria Utama no. 1, Desa Cipamokolan, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Jawa Barat.
Luas bangunannya adalah 500 M2 (dua lantai). RNA diresmikan sendiri oleh ayah Nike, R .Eddy Kusnaedi (kini sudah almarhum), ditandai dengan pemotongan kue ulang tahun oleh Eddy yang kemudian diserahkan kepada Lia Nathalia selaku ketua umum Nike Ardilla Fans Club. Konsep dasar RNA merupakan perpaduan desain ala Planet Hollywood, Hard Rock Cafe, dan museum pada umumnya. Di sana ada ruang pamer dan kamar Nike ada di lantai dua. Isinya antara lain koleksi baju show, aksesoris, foto, sepatu, dan pernak-pernik yang berkaitan atau dimiliki Nike. Bahkan ada pula pintu mobil Nike yang rusak karena kecelakaan.
Editor: Elvira Anna