Davina Karamoy Ngaku Jadi Korban Hanania Travel, Uang Haji Plus Rp160 Juta Terancam Hilang
Davina kemudian menjelaskan besaran dana yang telah dia setorkan. Uang muka tersebut dibayarkan menggunakan mata uang dolar Amerika Serikat untuk dua orang peserta.
"Kita baru masuk 10.000 dolar AS untuk dua orang, aku dan mama," kata Davina.
Jika dikonversikan ke rupiah dengan kurs saat ini, nilai tersebut setara dengan sekitar Rp160 juta. Jumlah itu menjadi kerugian yang sangat besar bagi Davina dan keluarganya yang sejak awal berniat menjalankan ibadah haji.
Yulius mengatakan, kliennya merasa sangat dirugikan karena tujuan utama mereka adalah beribadah, bukan untuk kepentingan lain. Ketidakpastian nasib dana yang telah disetorkan membuat keberangkatan haji Davina bersama sang bunda kini terancam gagal.
"Kalau dirugikan, sudah pasti dirugikan ya. Bahwa kita berharap keberangkatan kita juga kan bisa ibadah, kan tujuannya adalah ibadah," ujar Yulius.
Hingga kini, Davina berharap ada solusi terbaik agar dana yang telah dibayarkan tidak hilang. Dia juga berharap keberangkatannya tetap bisa terealisasi melalui biro perjalanan lain.
"Kita berharap nanti bisa dialihkan dan agar, ya berdoalah agar uang itu tidak hilang, kita bisa dialihkan ke travel umrah yang lain," kata Yulius.
Kasus dugaan penipuan dana umrah yang menyeret Hanania Travel saat ini masih dalam penanganan pihak kepolisian. Sejumlah pihak yang merasa dirugikan telah dimintai keterangan untuk membantu proses penyelidikan.
Editor: Dani M Dahwilani