Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik
Advertisement . Scroll to see content

Davina Karamoy Ngaku Jadi Korban Hanania Travel, Uang Haji Plus Rp160 Juta Terancam Hilang

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:37:00 WIB
Davina Karamoy Ngaku Jadi Korban Hanania Travel, Uang Haji Plus Rp160 Juta Terancam Hilang
Davina Karamoy mengaku menjadi salah satu korban dalam kasus dugaan penipuan dana umrah yang melibatkan Hanania Travel. (Foto: Ravie Wardhani)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Aktris Davina Karamoy mengaku menjadi salah satu korban dalam kasus dugaan penipuan dana umrah yang melibatkan Hanania Travel. Bahkan, dia disebut mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah setelah mendaftarkan diri untuk program haji plus bersama sang bunda.

Davina hadir di Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam perkara tersebut. Dia diperiksa selama lima jam dan dicecar 30 pertanyaan.

Dalam kasus ini, kuasa hukum Davina, Yulius Irawansyah menegaskan kliennya juga merupakan korban yang terdampak langsung dugaan penipuan Hanania Travel.

Menurut Yulius, Davina dan ibunya telah mendaftarkan diri untuk keberangkatan haji melalui Hanania Travel dan sudah menyetorkan uang muka dalam jumlah besar. Dana tersebut dibayarkan jauh sebelum kasus yang menjerat biro perjalanan itu mencuat ke publik.

"Klien saya ini dengan orang tuanya sudah mendaftar haji di Hanania dan sudah bayar uang mukanya," ujar Yulius Irawansyah di Polda Metro Jaya, Kamis (18/6/2026).

Davina kemudian menjelaskan besaran dana yang telah dia setorkan. Uang muka tersebut dibayarkan menggunakan mata uang dolar Amerika Serikat untuk dua orang peserta.

"Kita baru masuk 10.000 dolar AS untuk dua orang, aku dan mama," kata Davina.

Jika dikonversikan ke rupiah dengan kurs saat ini, nilai tersebut setara dengan sekitar Rp160 juta. Jumlah itu menjadi kerugian yang sangat besar bagi Davina dan keluarganya yang sejak awal berniat menjalankan ibadah haji.

Yulius mengatakan, kliennya merasa sangat dirugikan karena tujuan utama mereka adalah beribadah, bukan untuk kepentingan lain. Ketidakpastian nasib dana yang telah disetorkan membuat keberangkatan haji Davina bersama sang bunda kini terancam gagal.

"Kalau dirugikan, sudah pasti dirugikan ya. Bahwa kita berharap keberangkatan kita juga kan bisa ibadah, kan tujuannya adalah ibadah," ujar Yulius.

Hingga kini, Davina berharap ada solusi terbaik agar dana yang telah dibayarkan tidak hilang. Dia juga berharap keberangkatannya tetap bisa terealisasi melalui biro perjalanan lain.

"Kita berharap nanti bisa dialihkan dan agar, ya berdoalah agar uang itu tidak hilang, kita bisa dialihkan ke travel umrah yang lain," kata Yulius.

Kasus dugaan penipuan dana umrah yang menyeret Hanania Travel saat ini masih dalam penanganan pihak kepolisian. Sejumlah pihak yang merasa dirugikan telah dimintai keterangan untuk membantu proses penyelidikan.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut