Teks Khutbah Jum'at tentang Bulan Syaban agar Semakin Semangat Beribadah
Rasulullah SAW, bersabda "Bulan ini dinamakan Syaban karena berhamburan kebajikan di dalamnya. Barang siapa berpuasa tiga hari di awal bulan Syaban, tiga hari di pertengahannya dan tiga hari di akhirnya, maka Allah menulis untuk orang itu pahala tujuh puluh orang nabi, dan seperti ibadah tujuh puluh tahun, dan jikalau orang itu meninggal pada tahun ini, maka akan diberikan predikat mati syahid."
Hadirin jamaah Jumah rahimakumullah
Pendakian di bulan Syaban ini juga dapat dilakukan dengan cara memperbanyak istigfar atau meminta ampun atas segala dosa, lebih-lebih disa hati yang tak kasat mata, seperti ujub, takabur, dan sumah. Biasanya, dosa hati itu lebih banyak daripada dosa tubuh.
Setiap orang beriman sepatutnya membersihkan dan memsucikan diri dari sifat-sifat tercela serta menyiapkan mental, agar dapat menghadapi dan memasuki bulan Ramadhan dengan tenang dan khusyu, Setiap orang beriman hendaknya mempersiapkan lahir dan batin dalam menghadapi bulan Ramadhan, sebagaimana petani menyiapkan air dalam menghadapi musim kering.
Permohonan ampun tidak dibatasi oleh tempat dan waktu, akan tetapi kita bisa melakukan di mana saja dan kapan saja. Namun demikian, ia sangat baik bila dilakukan sebelum datang bulan Ramadhan. Hal ni kita lakukan sebagai rasa hormnat dan Ta;dzim atas kedatangan bulan yang mulia.
Istighfar dan taubat di bulan Syaban akan menjaga dan memelihara ibadah di bulan Rajab, merawat dan menyuburkan iman di bulan Syaban serta memberi semangat ibadah di bulan Ramadhan. Diharapkan dengan persiapan ini,m kita akan meraih kemuliaan dan kemenangan dari Allah SWT di bulan yang agung.