Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Teks Khutbah Jumat Bulan Syawal Minggu Kedua 3 April 2026 Singkat Menyentuh Hati
Advertisement . Scroll to see content

Teks Khutbah Jumat 10 April 2026 Pekan Ketiga Bulan Syawal Singkat Menyentuh Hati

Kamis, 09 April 2026 - 16:31:00 WIB
Teks Khutbah Jumat 10 April 2026 Pekan Ketiga Bulan Syawal Singkat Menyentuh Hati
Jemaah khusyuk mendengarkan khutbah Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta. (Foto: Dok.iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Teks khutbah Jumat 10 April 2026 pekan ketiga Bulan Syawal kali ini mengusung tema tentang urgensi menjaga konsistensi amal ibadah selepas Ramadhan. Syawal bukan berarti masa libur beribadah, melainkan garis start untuk meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT.

Karena itu, penting merawat amal ibadah yang telah dilakukan selama Bulan Ramadhan, bahkan sebisa mungkin malah meningkat.

Ahmad Zarkasih dalam bukunya Sejarah Pembentukan Kalender Hijriyah menjelaskan, Bangsa Arab mengenal jenis burung An Nauq yang biasanya hamil di bulan Syawal dan mengangkat sayap serta ekornya, sehingga terlihat kurus badannya. Mengangkat sayap atau ekor disebut dengan syaala yang merupakan asal kata dari nama bulan Syawal.

Nah, berikut ini contoh Khutbah Jumat Bulan Syawal yang ditulis Ketua Aswaja Center NU Ponorogo Dr Iswahyudi dilansir dari laman nuponorogo.

Teks Khutbah Jumat 10 April 2026 Pekan Ketiga Bulan Syawal

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

اَلْحَمْدُ لِلّهِ الَّذِي جَعَلَ لِمَنْ صَامَ رَمَضَانَ وَقَامَهُ عَظِيْمَ الْاُجُوْرِ وَفَتَحَ فِيْهِ ابْوَابَ الْخَيْرَاتِ. لآاِلهَ اِلَّا هُوَ جَعَلَ صِيَامَهُ تَهْذِيْبً الِلنُّفُوْسِ وَرِفْقًا بِفُقَرَآءِ الْمُؤْمِنِيْنَ. اَسْتَغْفِرُ هُوَ اَشْهَدُ اَنْ لآاِلهَ اِلَّااللهُ بَلَّغَ مَنِ اعْتَمَدَ عَلَيْهِ مَرَامَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ هَجَرَ فِى الطَّاعَةِ مَنَامَهُ. اَللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلى سيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى الِهِ وَصَحْبِهِ ذَوِى الْفَضْلِ الْمُبِيْنِ.

اَمَّا بَعْدُ : فَيَا اَيُّهَا الْمُؤْمِنُوْنَ ، اِتَّقُوااللهَ وَعَلَيْكُمْ بِالْخَيْرَاتِ شَهْرَ رَمَضَانَ وبَعْدهُ. قَالَ اللهُ تَعَالى : بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. يَآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ امَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَّلَكُمْ تَتَّقُوْنَ. صَدَقَ اللهُ الْعَظِيْمُ

Kaum muslimin sidang Jum’ah Rahimakumullah

Pada kesempatan yang baik ini, marilah kita meningkatkan takwa kita kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-perintah-Nya dan meninggalkan segala larangannya, karena tidak ada bekal yang paling baik kita bawa ke hadapan Allah SWT, kecuali takwa kita kepada-Nya.

Kaum muslimin sidang Jum’ah rahimakumullah

Bulan Ramadhan telah selesai, tetapi semangat Ramadhan harus terus kita pelihara. Bulan Ramadhan  memang telah meninggalkan kita, tetapi bekas-bekas ibadah Ramadhan harus terus kita lanjutkan. Kita harus ingat bahwa tujuan puasa Ramadhan,seperti tercantum dalam surah al-Baqarah ayat 183 adalah agar umat Islam menjadi bertakwa. Dengarkan firman Allah tersebut.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman telah diwajibkan atas kalian berpuasa, sebagaimana telah diwajibkan kepada orang-orang sebelum kalian, agar kalian bertakwa.

Pertanyaanya sekarang adalah sudahkan kita menjadi bertakwa? Yang bisa menjawab pertanyaan ini adalah kita sendiri, bukan orang lain. Mungkin kita belum bisa menjadi pribadi yang bertakwa, tetapi kita harus menjadi orang yang berproses untuk bertakwa. Kita harus menjalani proses tersebut. Kita harus ingat,yang beruntung adalah orang yang hari ini lebih baik dari hari kemarin. Sedangkan orang yang rugi adalah orang yang hari ini lebih jelek dari hari kemarin.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut