Surat Al Kahfi Juga Disebut Ashabul Kahfi yang Artinya Para Penghuni Gua, Begini Kisahnya
Kalangan Mufassirin, baik dari golongan ulama Salaf maupun Khalaf, mengatakan bahwa mereka para pemuda yang dimaksud itu terdiri atas anak-anak para pembesar Kerajaan Romawi yang dipimpin Raja Decyanus.
Disebutkan, pada suatu hari mereka sedang keluar menuju tempat perayaan kaumnya. Kaum tersebut adalah para penyembah berhala, thaghut, dan selalu mengadakan korban penyembelihan hewan untuk berhala sesembahan mereka.
Ketika mereka mengetahui apa yang dilakukan oleh kaumnya tersebut adalah bersujud dan melakukan sesembahan pada berhala, maka para pemuda yang tidak saling kenal itu meloloskan diri masing-masing.
Pada mulanya seorang dari mereka duduk bernaung di bawah pohon, lalu datanglah pemuda lain yang ikut bergabung dengannya, kemudian datang lagi pemuda yang lain. Demikianlah seterusnya hingga semuanya berkumpul di tempat tersebut, tanpa saling mengenal di antara sesama mereka.
Masing-masing dari mereka awalnya saling menutup diri dari yang lainnya. Hingga akhirnya, salah seorang dari mereka memberanikan diri mengatakan: