Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Evaluasi Berjalan Baik, Tahap Akhir Layanan Umrah Terminal 2F Soetta Maju ke 10 Juli
Advertisement . Scroll to see content

Sunnah Haji dan Umrah, Lengkap dengan Hal-Hal yang Dilarang

Rabu, 31 Mei 2023 - 18:46:00 WIB
Sunnah Haji dan Umrah, Lengkap dengan Hal-Hal yang Dilarang
Sunnah haji dan umrah (Foto: SPA via Reuters/Ilustrasi)
Advertisement . Scroll to see content

وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ

“Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu bagi orang-orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barang siapa mengingkari kewajiban haji, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya dari alam semesta.” (Ali Imran: 97).

Sunnah Haji dan Umrah

Menukil dari laman NU, ulama Mazhab Syafi'i yang bernama Syekh Abu Syuja menyebutkan tujuh hal yang menjadi sunnah-sunnah haji dan umrah. Antara lain adalah sebagai berikut:

1. Ifrad, yaitu mendahulukan haji dibandingkan umrah.
2. Memperbanyak membaca Talbiyah (Labbaik allahumma labbaik).
3. Thawaf qudum.
4. Mabit (menginap) di Muzdalifah.
5. Shalat sunnah thawaf sebanyak dua rakaat.
6. Mabit di Mina.
7. Thawaf wada‘.

Namun, sebagian sunnah haji yang disampaikan Syekh Abu Syuja masuk ke dalam wajib haji, yakni mabit di Muzdalifah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut