Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Doa Puasa Ramadhan Hari ke-30: Memohon Ibadah Puasa Diterima, Teks Arab dan Artinya
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Shalat Tarawih 8 dan 20 Rakaat di Bulan Ramadhan, Muslim Wajib Tahu

Kamis, 30 Maret 2023 - 03:30:00 WIB
Sejarah Shalat Tarawih 8 dan 20 Rakaat di Bulan Ramadhan, Muslim Wajib Tahu
Umat Islam menjalankan shalat tarawih di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo. Shalat tarawih 8 dan 20 rakaat ini ada sejarahnya. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

Sedangkan sejarah shalat tarawih 20 rakaat adalah keputusan Umar bin Khattab ra pada zamannya yang tidak didapati adanya pertentangan di kalangan sahabat pada waktu itu.

Jumlah 20 rakaat ini dikerjakan dengan 10 kali salam, dan dilakukan lima kali tarawihah (istirahat), per sekali tarwihah (istirahat) dilaksanakan setelah selesai empat rakaat.

Khalifah Umar bin Khattab saat itu mengumpulkan jamaah shalat malam Ramadhan dalam jumlah 20 rakaat dengan setiap selesai empat rakaat (dua kali salam). Para jamaah kemudian istirahat dari shalat dan melakukan thawaf tujuh putaran.

Istirahat dari setiap selesainya empat rakaat dengan dua kali salam itu kemudian dikenal dengan istilah tarwihah (istirahat). Imam Ibnu Hajar dalam Kitab Fathul Barri menulsikan karena ada lima tarwihah (istirahat) dalam shalat tersebut sehingga disebut tarawih. Dari situlah kemudian muncul istilah tarawih hingga saat ini.

Pada zaman Imam Malik, penduduk Madinah melaksanakan shalat tarawih 36 rakaat dengan mengganti setiap thawafnya penduduk Makkah dengan 4 rakaat shalat tarawih. Hal itu agar penduduk Madinah bisa menyamai model tarawihnya penduduk Makkah saat itu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut