Niat Mandi Haid dan Junub Secara Bersamaan, Begini Bacaan dan Tata Caranya Lengkap
Jika itu diperbolehkan, persoalannya adalah niat atau doa mana yang harus dibaca ketika mandi besar? Apakah niat mandi haid atau niat mandi besar biasa setelah junub.
Mengutip dari laman Bincang Muslimah, Selasa (25/10/2022), Syaikh Syamsuddin Muhammad bin Muhammad al-Khathib al-Syarbini dalam kitab Al-Iqna’ Syarh Abi Syuja berpendapat bahwa seseorang yang melakukan mandi haid dan mandi junub secara bersamaan, maka hanya perlu membaca niat salah satunya. Hukum mandinya tetap sah dan menghilangkan kedua status hadas besar tersebut.
“Jikalau seorang perempuan menggabungkan mandi haid dan jinabah, maka cukup niat dengan salah satunya.” (Al-Iqna’ Syarh Abi Syuja’)
Arab: نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَى
Latin, "Nawaitul ghusla lifraf il hadatsil akbari minal haidil lillahi ta'ala."
Artinya: "Saya berniat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari haid karena Allah Ta'ala."
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى