Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hukum Potong Rambut Saat Puasa Ramadhan: Boleh atau Membatalkan?
Advertisement . Scroll to see content

Larangan Bagi yang Hendak Berkurban di 10 Hari Dzulhijjah, Jangan Disepelekan!

Sabtu, 02 Juli 2022 - 12:08:00 WIB
Larangan Bagi yang Hendak Berkurban di 10 Hari Dzulhijjah, Jangan Disepelekan!
Larangan bagi yang hendak berkurban di 10 hari Dzulhijjah (Foto: Twenty20photos)
Advertisement . Scroll to see content

من صلى صلاتنا، ونسك نسكنا، فقد أصاب النسك. ومن نسك قبل الصلاة فلا نسك له

“Barangsiapa yang shalat seperti kita shalat, dan berkurban seperti kita berkurban, maka sungguh dia telah mengerjakan kurban dengan benar. Dan barangsiapa yang menyembelih kurbannya sebelum shalat ‘Idul Adha, maka kurbannya tidak sah.” (HR. Al Bukhari)

Kendati demikian, terdapat anjuran khusus untuk mereka yang hendak berkurban untuk tidak memotong kuku dan mencukur rambut. Larangan tersebut dianjurkan dan berlaku mulai masuk bulan Dzulhijjah atau tanggal 1 hingga selesai waktu pemotongan hewan kurban.

Lantas apa dasar hukum larangan di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah tersebut? Berikut iNews.id paparkan ulasan lengkapnya.

Dasar Hukum Larangan Bagi yang Hendak Berkurban di 10 Hari Dzulhijjah

Bagi orang yang hendak berkurban, dilarang untuk memotong kuku dan rambutnya (bukan kuku dan bulu hewan kurban). Meski anjuran tersebut terdengar sepele, larangan memotong kuku dan rambut di bulan Dzulhijjah menjelang Idul Adha sebaiknya tidak disepelekan.

Pasalnya, larangan tersebut didasarkan pada hadits shahih dari Ummu salamah radhiyallahu ‘anha, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa beliau bersabda,

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut