Lafadz Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh, Simak Jadwal, Keutamaan dan Sejarahnya
Sebagian ulama yang terlalu berhati-hati dengan masalah niat ini, sehingga saking tingginya kehati-hatiannya, sampai-sampai mereka menganjurkan untuk melafadzkan saja niat itu dengan lisan. Mungkin maksudnya, bisa lebih pasti dan lebih mantap, paling tidak bisa menjamin bahwa dirinya sudah berniat. Meski mereka tidak mewajibkannya, namun mereka menganjurkannya.
Sebagian kalangan lainnya mengatakan bahwa melafadzkan niat itu tidak menjadi kewajiban, syarat atau apapun. Bahkan kalau sampai ke tingkat keyakinan bahwa melafazkan niat itu suatu keharusan, sudah termasuk mengada-adakan perkara baru di dalam agama, padahal tidak diperintahkan dan tidak juga dicontohkan oleh Rasulullah SAW.
Berikut lafadz bacaan niat Puasa Ayyamul Bidh:
نويت صوم غد ايام البيض سنة لله تعالى.
Nawaitu Shauma Ghadin Ayyaamul Bidh Sunnatan Lillaahi Ta'ala.
Artinya : Saya niat berpuasa besok pada hari-hari putih sunnah karena Allah Ta'ala.
Arti Puasa Ayyamul Bidh
Puasa ayyamul bidh merupakan salah satau puasa sunnah yang dilakukan tiap pertengahan bulan hijriah.
Puasa tengah bulan ini artinya puasa yang dijalankan pada hari ke 13, 14 dan 15 setiap bulan (kalender Hijriah) baik bulan itu berumur 29 hari atau 30 hari.