Kisah Imam Hanafi yang Kecerdasannya Sangat Mendunia
Imam Hanafi bertahun-tahun menimba ilmu alat dari para guru yang mulia. Mulai dari ilmu Al-Quran, ilmu hadis, dan bahasa Arab hingga menjadi seorang alim besar dalam ilmu fiqih, yang begitu luas dan dalam penjelasannya.
Kecerdasan Imam Hanafi diakui oleh para ulama di Irak dan sekitarnya. Banyak pujian yang mengalir kepada diri beliau.
Salah satu buktinya adalah sikap gurunya Syaikh Hammad bin Abu Sulaiman yang begitu memuliakan beliau di majelisnya.
Sang Guru sendirilah yang meminta Imam Hanafi untuk mengganti atau mewakilinya dalam mengajar dan memberi fatwa tentang hukumhukum yang ditanyakan masyarakat.
Bahkan dalam salah satu majlisnya, Syaikh Hammad bin Abu Sulaiman pernah berujar, “tidak boleh duduk di bagian depan halaqah ini kecuali Abu Hanifah (Imam Hanafi).”
Imam Hibban bin Musa meriwayatkan, bahwa Imam Ibnul Mubarak (w 181 H) pernah ditanya orang; “apakah Imam Malik yang lebih pandai ataukah Imam Abu Hanifah?” beliau menjawab, “Imam Abu Hanifah yang lebih pandai.”