Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kabar Baik! Kemenag Siapkan Beasiswa Sarjana PJJ untuk Guru Ngaji
Advertisement . Scroll to see content

Kenapa Babi Haram Dimakan? Dalil Al-Qur’an dan Hadis Sahih Serta Hikmah Pengharamannya

Sabtu, 19 April 2025 - 23:23:00 WIB
Kenapa Babi Haram Dimakan? Dalil Al-Qur’an dan Hadis Sahih Serta Hikmah Pengharamannya
Kenapa babi haram dimakan? (Foto: Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

"Katakanlah: 'Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi, karena sesungguhnya semua itu kotor (najis).'" (QS. Al-An'aam: 145)

Syaikh Shalih Al Fauzan menjelaskan hikmah pengharaman ini dengan mengatakan bahwa babi diharamkan karena sifat makanannya yang buruk dan perilakunya yang tercela. Babi dikenal sebagai hewan yang memakan segala sesuatu tanpa pilih-pilih, termasuk kotoran dan barang-barang najis, sehingga mewarisi akhlak yang rendah dan buruk. (Kitab Al Ath’imah, hal. 40)

Penulis Tafsir Al Manaar juga menyatakan bahwa Allah mengharamkan daging babi karena najisnya. Babi sangat menyukai makanan kotor dan berbahaya bagi berbagai bagian tubuh manusia. Pengalaman empiris membuktikan bahwa mengonsumsi daging babi dapat menyebabkan penularan cacing berbahaya yang mematikan. Selain itu, babi juga diperkirakan memiliki pengaruh negatif terhadap sifat iffah (menjaga kehormatan) dan ghirah (rasa cemburu), yang merupakan sifat mulia dalam diri manusia. (Shohih Fiqh Sunnah, 2/339) 

Alasan Lain Kenapa Babi Haram Dimakan

Kebersihan dan Kesucian

Babi dianggap sebagai hewan yang sangat kotor dan najis. Dalam Islam, menjaga kesucian jasmani dan rohani sangat penting, dan mengonsumsi babi bertentangan dengan prinsip tersebut.

Risiko Kesehatan

Babi merupakan inang bagi berbagai parasit berbahaya seperti cacing pita (Taenia solium) dan Trichinella spiralis yang dapat menyebabkan penyakit serius pada manusia. Daging babi juga mengandung bakteri dan racun yang sulit dihilangkan meskipun sudah dimasak dengan matang.

Pengaruh Spiritual dan Akhlak

Menurut para ulama, babi memiliki sifat tercela seperti tidak memiliki rasa malu dan cemburu, yang bisa memengaruhi perilaku manusia yang mengonsumsinya, sehingga menimbulkan kemunafikan dan kerusakan moral.

Kenapa babi haram dimakan? Karena Allah SWT telah mengharamkannya secara tegas dalam Al-Qur’an dan Nabi Muhammad SAW menegaskan larangan tersebut melalui hadis sahih. Pengharaman ini bukan hanya sekadar perintah untuk ditaati, tetapi juga bertujuan menjaga kebersihan, kesehatan, dan akhlak umat Islam. Oleh karena itu, umat Islam wajib menjauhi konsumsi daging babi sebagai bentuk ketaatan kepada Allah dan perlindungan diri dari bahaya fisik maupun spiritual. 

Editor: Komaruddin Bagja

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut