Keistimewaan Keluarga Imran sampai Diabadikan Al Quran, Ini Nasab dan Keturunannya
Imran dan Hanna memiliki dua orang putri, yakni Asy-ya' dan Maryam. Putri sulungnya bernama Asy-ya’ yang kemudian dinikahi oleh Nabi Zakariya ‘alaihissalam. Asy-merupakan ibu dari Nabi Yahya ‘alaihissalam. Ada juga mengatakan bahwa ia adalah bibinya Maryam dan bukan saudara perempuannya.
Putri kedua Imran adalah Maryam, yakni wanita ahli ibadah dan suci. Ia merupakan ibu dari Nabi Isa ‘alaihissalam. Putri Imran yang satu ini merupakan wanita terbaik dan tersempurna. Sebagaimana disebutkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang diriwayatkan dalam sebuah hadits:
"Lelaki yang sempurna jumlahnya banyak. Dan tidak ada wanita yang sempurna selain Maryam binti Imran dan Asiyah istri Firaun. Dan keutamaan Aisyah dibandingkan wanita lainnya, sebagaimana keutamaan ats-Tsarid dibandingkan makanan lainnya." (HR. Bukhari 5418 dan Muslim 2431).
Orang-orang Yahudi menuduhnya melakukan zina. Tuduhan itu bahkan dilontarkan saat Maryam masih hidup maupun setelah wafatnya. Sementara Al Quran telah menyucikan Maryam dari tuduhan keji tersebut. Tidak hanya dalam satu ayat, bahkan di banyak ayat. Allah menyebut orang-orang Yahudi sebagai orang-orang yang kufur karena menuduh Maryam berzina. Sebagaimana firman-Nya:
Demikian juga dengan firman-Nya,
وَمَرْيَمَ ابْنَتَ عِمْرَانَ الَّتِي أَحْصَنَتْ فَرْجَهَا فَنَفَخْنَا فِيهِ مِنْ رُوحِنَا وَصَدَّقَتْ بِكَلِمَاتِ رَبِّهَا وَكُتُبِهِ وَكَانَتْ مِنَ الْقَانِتِينَ