Kapan Waktu yang Tepat Memanjatkan Doa kepada Allah? Simak 14 Waktu Mustajab Beserta Hadits
7. Bersungguh-sungguh dan Tidak Mendikte Allah
Adab berdoa berikutnya tidak mendikte permintaan kepada Allah. Rasulullah SAW bersabda:
ِ عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَعَا أَحَدُكُمْ فَلْيَعْزِمْ الْمَسْأَلَةَ وَلَا يَقُولَنَّ اللَّهُمَّ إِنْ شِئْتَ فَأَعْطِنِي فَإِنَّهُ لَا مُسْتَكْرِهَ لَهُ
Dari Anas radliallahu anhu dia berkata; Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Apabila salah seorang tengah berdoa hendaknya ia bersungguh-sungguh dalam berdoa dan janganlah mengatakan; Ya Allah jika Engkau kehendaki berilah aku… sebab Allah sama sekali tidak ada yang bisa memaksa." (HR. Bukhari) [No. 6338 Fathul Bari] Shahih.
8. Bersabar
Adab berdoa lainnya yakni bersabar dan tidak minta disegerakan.
فَاصْبِرْ كَمَا صَبَرَ اُولُوا الْعَزْمِ مِنَ الرُّسُلِ وَلَا تَسْتَعْجِلْ لَّهُمْ
Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari rasul-rasul telah bersabar dan janganlah kamu meminta disegerakan (azab) bagi mereka. (QS. Al Ahqaf: 35).
Demikian pembahasan tentang waktu yang tepat untuk memanjatkan doa kepada Allah beserta hadits yang perlu diamalkan Muslim.
Wallahu A'lam
Editor: Kastolani Marzuki