Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pahala Sholat Berjamaah di Bulan Ramadhan
Advertisement . Scroll to see content

Kapan Bacaan Al-Fatihah Dikeraskan oleh Imam? Begini Ketentuan dan Penjelasannya

Rabu, 14 Desember 2022 - 17:58:00 WIB
Kapan Bacaan Al-Fatihah Dikeraskan oleh Imam? Begini Ketentuan dan Penjelasannya
Membaca Al Fathah dalam shalat merupakan rukun yang tidak boleh ditinggalkan. Bacaan Al Fatihah dikeraskan imam ketika sholat maghrib, isya dan subuh serta shalat Jumat. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

Sedangkan shalat dzuhur dan ashar tidak dianjurkan mengeraskan bacaan Al-Fatihah. Ketika imam tidak mengeraskan bacaan Al-Fatihah dalam shalat sirriyah, makmum harus membaca sendiri-sendiri.

Berkaitan dengan bacaan Al-Fatihah dalam shalat dzuhur dan ashar yang tidak dikeraskan, para ulama tafsir mendasarkan pada Al Quran, Surat Al Isra ayat 110.

Allah SWT berfirman:

وَلا تَجْهَرْ بِصَلاتِكَ

Artinya: Dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam salatmu. (QS. Al-Isra: 110).

Imam Ahmad meriwayatkan dari Ibnu Abbas yang telah mengatakan bahwa ayat berikut ini diturunkan saat Rasulullah SAW sedang bersembunyi di Mekah. Apabila Nabi SAW salat dengan sahabat-sahabatnya, Rasulullah SAW mengeraskan bacaan Al-Qur'annya; dan manakala kaum musyrik men­dengar bacaannya itu, mereka mencaci Al-Quran dan mencaci Tuhan yang menurunkannya serta malaikat yang menyampaikannya. 

Maka Allah Swt berfirman kepada Nabi-Nya: dan janganlah kamu mengeraskan suaramu. (Al-Isra: 110) Maksudnya, janganlah kamu mengeraskan bacaan Al-Qur'anmu, nanti orang-orang musyrik akan mendengarnya dan mereka akan mencaci Al-Qur'an karenanya dan janganlah pula kamu merendahkannya. (Al-Isra: 110).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut