Kandungan Surat Yasin Ayat 47 Tentang Perintah Menginfakkan Rezeki di Jalan Allah
Seperti dijelaskan sedikit di awal, surat Yasin ayat 47 memuat perintah kepada orang-orang kafir agar mau menginfakkan sebagian harta yang sudah Allah anugerahkan. Namun, mereka (orang-orang kafir) justru menunjukkan keengganan secara tegas.
Ibnu ‘Abbas mengatakan bahwa ayat ini merujuk kepada orang-orang zindiq Mekah. Mereka diminta untuk menginfakkan sebagian hartanya guna membantu orang-orang miskin ketika itu.
Namun, perintah tersebut ditolak mentah-mentah dengan dalih bahwa keadaan miskin tersebut merupakan kehendak Allah, serta mereka enggan ikut campur dengan urusan Allah tersebut.
Hal itu senada dengan apa yang disampaikan oleh al-Zamakhsyari dalam al-Kasysyaf. Dijelaskan bahwa ayat 47 turun dalam rangka merespons sikap orang-orang musyrik.
Saat itu, kalangan sahabat yang berada di bawah garis kemiskinan meminta agar-orang musyrik sudi menginfakkan sebagian hartanya. Namun, lagi-lagi permintaan itu ditolak dengan dalih yang sama, yakni keadaan mereka sudah kehendak Allah.