Kandungan Surat Yasin Ayat 47 Tentang Perintah Menginfakkan Rezeki di Jalan Allah
Berikut adalah kandungan dan tafsirnya yang dilansir iNews.id, Selasa(27/12/2022).
وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ أَنفِقُوا۟ مِمَّا رَزَقَكُمُ ٱللَّهُ قَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لِلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ أَنُطْعِمُ مَن لَّوْ يَشَآءُ ٱللَّهُ أَطْعَمَهُۥٓ إِنْ أَنتُمْ إِلَّا فِى ضَلَٰلٍ مُّبِينٍ
Latin: Wa iżā qīla lahum anfiqụ mimmā razaqakumullāhu qālallażīna kafarụ lillażīna āmanū a nuṭ'imu mal lau yasyā"ullāhu aṭ'amahū in antum illā fī ḍalālim mubīn
Artinya: Dan apabila dikatakan kepada mereka, “Infakkanlah sebagian rezeki yang diberikan Allah kepadamu,” orang-orang yang kafir itu berkata kepada orang-orang yang beriman, “Apakah pantas kami memberi makan kepada orang-orang yang jika Allah menghendaki Dia akan memberinya makan? Kamu benar-benar dalam kesesatan yang nyata.” (QS. Yasin: 47)
Surat Yasin ayat 47 di atas masih bertalian erat dengan ayat sebelumnya. Ayat 45-46 yang secara garis besar menjelaskan tentang keengganan orang-orang kafir bertakwa kepada Allah, tanda kebesaran Allah, dan kasih sayang terhadap makhluk Allah.