Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pilu, Bayi Baru Lahir Tidur di Posko Pengungsian Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
Advertisement . Scroll to see content

Hukum Aqiqah dan Tata Caranya dalam Islam

Senin, 15 Maret 2021 - 16:10:00 WIB
Hukum Aqiqah dan Tata Caranya dalam Islam
ilustrasi bayi: iNews.id/istimewa
Advertisement . Scroll to see content

Dengan demikian, urut-urutan tata cara aqiqah terlebih dulu dengan menyembelih hewan akikah. Bagi laki-laki dua ekor kambing dan bagi anak perempuan satu ekor yang persyaratannya sama dengan hewan kurban.

Perbedaannya jika pada kurban daging disunnahkan menyedekahkan sebelum dimasak, namunpada akikah menyedekahkannya kepada orag setelah daging dimasak.

Setelah penyembelihan hewan, selanjutnya upacara pemotongan rambut bayi dan diberikan nama yang sebaik-baiknya.

Asal Mula Aqiqah

Upacara aqiqah sebenarnya bermula dari Millah Nabi Ibrahim Alaihisalam bersama anaknya Nabi Ismail As. Ketika Nabi Ismail berusia 13 tahun dan Nabi Ibrahim 96 tahunm atas dasar wahyu Allah, Nabi Ibrahim menyuruh Nabi Ismail menyembelih seekor kambing yang digembalakannya sebagai penebusan terhadap diri Ismail (akikah). Domba yang disembelih merupakan yang terbaik. Pada saat yang sama, Nabi Ismail dikhitan.

Aqiqah disandarkan pada tradisi agung Nabi Ibrahim dan Nabi Muhammad SAW. Disebutkan bahwa Nabi Ibrahim diperintahkan untuk mengkurbankan Ismail untuk Ibrahim sendiri kepada Tuhan lalu Ibrahim dan Ismail tunduk pada perintah Tuhan dengan sabar. Akhirnya penyembelihan Ismail dibatalkan oleh Allah dengan menyatakan bahwa kurban Ibrahim secara hakiki sudah diterima Allah SAW.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut