Hadits Palsu tentang Surat Yasin, Begini Penjelasan Lengkap Para Ulama
Amalan ini dianggap lumrah dan biasa oleh sebagian orang, mungkin karena ikut-ikutan terhadap tradisi atau memang mengetahui dasar yang menjadi pijakan beramal. Namun, Allah selalu menakdirkan perbedaan agar ada kedinamisan dalam hidup.
Hal ini terlihat dari beberapa kalangan yang meneliti hadits yang menjadi pijakan. Hasilnya mengejutkan, bahwa ternyata haditsnya –bagi mereka- dianggap berkualitas lemah. Namun yang menjadi pertanyaan apakah semua hadits yang lemah harus ditinggalkan, sehingga tidak pantas dijadikan untuk landasan beramal.
Hadis tersebut adalah riwayat Imam Abu Bakar bin Abu Syaibah, Abu Dawud, al-Nasa’i, dan Ibn Majah. Semua riwayatnya melalui satu jalur sanad, sehingga kami memilih riwayat Abu Dawud saja di dalam kitab Sunan Abu Dawud, karena kitab ini lebih populer dari yang lain. Hadits tersebut diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud pada bab al-qira’ah ‘inda al-mayyit (bacaan di sisi orang yang mati). Sanad dan matan hadisnya adalah sebagaimana berikut:
قال: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلاَءِ وَمُحَمَّدُ بْنُ مَكِّىٍّ الْمَرْوَزِىُّ – الْمَعْنَى – قَالاَ حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ سُلَيْمَانَ التَّيْمِىِّ عَنْ أَبِى عُثْمَانَ – وَلَيْسَ بِالنَّهْدِىِّ – عَنْ أَبِيهِ عَنْ مَعْقِلِ بْنِ يَسَارٍ قَالَ قَالَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- « اقْرَءُوا (يس) عَلَى مَوْتَاكُمْ ». وَهَذَا لَفْظُ ابْنِ الْعَلاَءِ.
Abu Dawud berkata: Muhammad bin al-‘Ala’ dan Muhammad bin Makki al-Marwazi –secara maknawi- meriwayatkan dari Ibn al-Mubarak, dari Sulaiman al-Taimi, dari Abu ‘Utsman –bukan al-Nahdi-, dari ayahnya, dari Ma‘qil bin Yasar bahwa Nabi Saw bersabda: “Bacakanlah surat Yasin terhadap mawta kamu”. Ini redaksi Muhammad bin al-‘Ala’. (HR. Abu Dawud/3132)