Doa Hari Jumat Setelah Ashar yang Mustajab dan Penuh Berkah
2. Membaca surat Al Kahfi di hari Jumat
Dari Abu Sa’id Al Khudri, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِنَّ مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ
Artinya:
“Barang siapa membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat, maka akan bercahaya baginya cahaya antara dua Jumat.”
(HR. Al Hakim; shahih menurut Albani)
3. Bersungguh-sungguh berdoa pada siang hari Jumat
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
فِيهِ سَاعَةٌ، لاَ يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ، وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي، يَسْأَلُ اللَّهَ تَعَالَى شَيْئًا، إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ ) وَأَشَارَ بِيَدِهِ يُقَلِّلُهَا
Artinya:
“Di hari Jumat terdapat suatu waktu, di mana seorang muslim yang sedang berdiri shalat dan memohon sesuatu kepada Allah, pasti dikabulkan (beliau memberi isyarat dengan tangannya menunjukkan waktu yang singkat).”