Doa Hari Jumat Setelah Ashar yang Mustajab dan Penuh Berkah
Dzikir-dzikir yang dianjurkan untuk hari Jumat memiliki keutamaan lebih dibandingkan dengan hari-hari lainnya. Imam An Nawawi –rahimahullah– menjelaskan bahwa dzikir yang biasa dilakukan di hari-hari lain juga sangat dianjurkan untuk dilakukan pada hari Jumat, bahkan sunnah memperbanyak dzikir di hari ini lebih besar. (Al Adzkar: 71)
Di antara dzikir dan doa yang paling penting adalah dzikir pagi dan sore. Namun, ada dzikir khusus yang sangat dianjurkan di hari Jumat, di antaranya:
Perbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam
Dari Aus bin Aus, Rasulullah bersabda:
إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ: فِيهِ خُلِقَ آدَمُ، وَفِيهِ قُبِضَ، وَفِيهِ النَّفْخَةُ، وَفِيهِ الصَّعْقَةُ، فَأَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنَ الصَّلَاةِ فِيهِ، فَإِنَّ صَلَاتَكُمْ مَعْرُوضَةٌ عَلَيَّ. قَالَ: قَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ! وَكَيْفَ تُعْرَضُ صَلَاتُنَا عَلَيْكَ وَقَدْ أَرِمْتَ – يَقُولُونَ: بَلِيتَ -؟ فَقَالَ: إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ حَرَّمَ عَلَى الْأَرْضِ أَجْسَادَ الْأَنْبِيَاءِ
Artinya:
“Sungguh, hari Jumat termasuk hari terbaik kalian, karena pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu beliau wafat, pada hari itu sangkakala ditiup, dan pada hari itu terjadi dentuman (kiamat). Oleh karena itu, perbanyaklah shalawat kepadaku di hari tersebut, karena shalawat kalian akan diperlihatkan kepadaku.” Mereka bertanya: “Wahai Rasulullah, bagaimana shalawat kami bisa diperlihatkan kepadamu padahal jasadmu telah rusak?” Beliau menjawab: “Sesungguhnya Allah mengharamkan tanah memakan jasad para nabi.”
(HR. Abu Daud, An Nasa’i, Ibnu Majah; shahih menurut Albani dan ulama lainnya)