Contoh Ikhfa Haqiqi dan Hukum Bacaannya, Lengkap dengan Pengertiannya
Contoh Ikhfa Haqiqi Dalam Al Qur'an:
1. Surat An Naas ayat 4:
مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ
Hukum bacaannya dengung sehingga dibaca Minngsyarril waswaasil khonnaas.
2. Surat Al Falaq ayat 2
مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ
Hukum bacaannya dengung yakni Minngsyarri maa kholaq
3. Surat Al Falaq ayat 3
وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ
Hukum bacaannya dengung yakni, Wa minnsyarri ghasiqin idzaa waqab
4. Surat Al 'Ashr ayat 2
اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍۙ
Hukum bacaannya dengung yakni, innal inngsaana lafii khusrin
5. Surat Al Kaafirun ayat 3
وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۚ
Hukum bacaannya dengung yakni Walaa anngtum 'abiduunamaa a'bud.
Ikhfa Haqiqi artinya menyembunyikan atau bisa juga berarti menyamarkan. Di dalam ilmu tajwid, hukum ikhfa haqiqi ini terjadi apabila ada Nun disukun ( نْ ) dan juga tanwin ( ــًــ, ــٍــ, ــٌــ ), baik itu fathah tanwin, kasrah tanwin dan juga dhomah tanwin kemudian di belakangnya terdapat huruf hijaiyah yang berjumlah 15 yaitu :
ت – ث – ج- د – ذ – ز – س – ش – ص – ض – ط – ظ – ف – ق – ك. (Ta, Ts, Dal, Dzal, Zai, sin, Syin, shad, dhad, tha, dha, fa, qaf dan kaf).
Ke-15 huruf hijiayiah di atas tersebut tidak mengandung tasydid dan kita harus membacanya dengan dengung [ghunnah].